Pemainan Bahasa Indonesia

Permainan Tata Suku Kata

1. Tujuan
• Merangsang kepekaan grafofenemik
• Merangsang minat baca
• Merangsang kepekaan struktur

2. Catatan
• Permainan ini menarik, karena anak mungkin saja membuat kata-kata yang lucu dan membuat mereka tertawa.

3. Alat dan Bahan
• Suku kata terbuka ukuran 6 x 8 cm
• Kertas gambar masing-masing bertulis ba-ca-da-la-ma seperti contoh
ba ca da la ma

• lem
4. Cara Bermain
• Bagi anak menjadi 5 kelompok. Berikan masing-masing 5 lembar kertas gambar bertulis suku kata ba-ca-da-la-ma.
• Pancing anak untuk mengisi suku kedua pada gambar hingga membentuk kata. “Ba… apa anak-anak?” Tampung jawaban anak, seperti “baru”, “baju”, bata”, “bali, “bara”.
• Persilahkan anak-anak bekerja sama menempelkan suku kata yang dimaksud.
• Perhatikan hasil kerja kelompok yang di depan. Baca bersama-sama. Biarkan anak-anak tertawa jika kata yang dibentuk tidak bermakna, seperti “bamo” atau bazi”. Apresiasi hasil kerja anak dengan mencari kata yang mendekati, seperti “bemo” dan “bayi”.
• Teruskan permainan hingga semua kelompok selesai menempel 5 suku kata kedua.

5. Tindak Lanjut
• Atur tiap kelompok hingga setiap kelompok terdapat anak yang mulai dapat membaca. Proses pembelajaran horizontal akan mendorong anak-anak lain untuk senang membaca.
• Apabila anak-anak dapat melakukan permainan dengan baik, balik permainan dengan mengosongkan suku kata pertama.


1.Tujuan
•Merangsang kepekaan grafofenemik
•Merangsang minat baca
•Merangsang kepekaan struktur

2.Catatan
•Permainan ini menarik, karena anak mungkin saja membuat kata-kata yang lucu dan membuat mereka tertawa.

3.Alat dan Bahan
•Suku kata terbuka ukuran 6 x 8 cm
•Kertas gambar masing-masing bertulis ba-ca-da-la-ma seperti contoh
ba ca da la ma

•lem
4.Cara Bermain
•Bagi anak menjadi 5 kelompok. Berikan masing-masing 5 lembar kertas gambar bertulis suku kata ba-ca-da-la-ma.
•Pancing anak untuk mengisi suku kedua pada gambar hingga membentuk kata. “Ba… apa anak-anak?” Tampung jawaban anak, seperti “baru”, “baju”, bata”, “bali, “bara”.
•Persilahkan anak-anak bekerja sama menempelkan suku kata yang dimaksud.
•Perhatikan hasil kerja kelompok yang di depan. Baca bersama-sama. Biarkan anak-anak tertawa jika kata yang dibentuk tidak bermakna, seperti “bamo” atau bazi”. Apresiasi hasil kerja anak dengan mencari kata yang mendekati, seperti “bemo” dan “bayi”.
•Teruskan permainan hingga semua kelompok selesai menempel 5 suku kata kedua.

5.Tindak Lanjut
•Atur tiap kelompok hingga setiap kelompok terdapat anak yang mulai dapat membaca. Proses pembelajaran horizontal akan mendorong anak-anak lain untuk senang membaca.
•Apabila anak-anak dapat melakukan permainan dengan baik, balik permainan dengan mengosongkan suku kata pertama.

0 Comments

Post a Comment